Monday, May 31, 2010

"anggap saja tadi hanya halusinasi"

gut morneeeeeeng... maksudnya good morning buat dag dig dug dhuar di jantung gue ini. hih huh hih. kalo orang cerita langsung ke ending ga seru yah, jadi better to mulai dari awal. hmm... dimulai dari saat saya mau dilahirkan dari perut ibu saya (capeklah sar) oke gue ga niat bercanda kali ini, khusu post ini gue serius se serius seriusnya. kalo kata anak-anak sekelas gue stay cool kayak si Kelvin a.k.a Acong. si acong2 itu bener2 ga bakal nengok kalo lo panggil, dia bakal gerakin seluruh badannya dan berbalik hadap ke arah orang yang manggil dia dibandig harus nengok kepala doang, gue gatau kenapa. mungkin karena takut rambut boys before flowernya rusak, ah tapi akhir2 ini dia merubah gayanya jadi lebih menunjukan sisi ke Tsubasa-annya. DAN-_- sekarang gue tanya, siapa yang nyuruh ngomongin acong? dosa kan? eh tapi for your info dia itu anaknya baik kok, seru juga di ajak ngomong. (full stop, back to topic) SERIUS. pagi hari gue bangun, kerasa berat sekali kepala karena..... karena apa gue gatau. hari terakhir ujian (yiha yiha---->awalnya). dan selesai. baru bangun udah selesai ujian aje ye, gue yakin lo gamau denger tentang soal-soal yang keluar di ulangan agama dan TIK gue kan? oke lanjut. pulang sekolah setelah ke hero dan kerumah sebaniaaaa a.k.a Anya (available on Twitter: @zuabbanya) buat ngambil fotokopian BI, kita langsung gasss ke rumah gue. Tak lama Bryan Wyne a.k.a Bewe datang. Oke kami ngerjain tugas BI kalimat majemuk sampai selesai. setelah itu...... tibalah. Kami masuk ke mobil, x-over yang diberi nama oleh kakak saya Carmel. lalu dengan tidak ada terjadi apa-apa (halah... bahasa gue gimana sih-_-) saya, bewe, dan anya mengendarai secara bergantian, tanpa masalah. lalu kerumah Rinela numpang pipis dan ngeliat aksi pianonya sebentar, ketemu Risty & Dita juga. dan jalan lagi, pulangnya gue yang bawa, ke rumah, fyi: rumah gue di perumahan sebelah MM, taman villa baru. kebetulan anya's mother nitip beliin breadtalk ke anya sehingga saya dan bewe nunggu anya di mobil. lalu anya kembali. (sekilas info: jantung mulai tidak stabil). eh ya yaya gue belom bilang kalo gue masih amatir dalam mengendarai-_-. nah, teruuuuuuuuus lurus, belok kanan dan lurussss, sampai terlihat rumah gue, dan ehem ehem. gue yang udah biasa aja sambil ngobrol, ngambil jalan agak kiri dengan tujuan markirin mobil deket pager. ALHASIL terlalu ke kiri sampai NAIK ke trotoar lalu turun lagi, kejadian naik turun trotoar itu bener-bener amat sangat cepet banget dan perlu ditekankan bahwa itu BIASA AJA.tapi dari hasil yang ada GABISA BIASA AJA T_T
hmmmm, oke lalu anya cuma bilang "ehhhh, ga terjadi apa2 kan?" dan bewe bilang "ngga kok", gue diem aja, karena yah elah cuma gitu, itu cuma ga sengaja. dan mereka keluar mobil. lalu gue nengok muka mereka seakan abis ngeliat lautan luas yang berubah jadi darah. krik krik (apadah perumpamaan yang gue ambil nggak banget--")
dan saya keluar dari mobil tersebut dan BOOM ada seseorang yang ngomong, (sanking Panic! in front of my house gue sampe lupa siapa yang ngomong) "Sar, ban-nya"
dan gue liat dan gue mending terbang aja ke langit ke tujuh. ban-nya bocor mania mamen. sampe kempes-pes-pes gaada udara, butuh nafas buatan kali tuh ban. oke gue panik! the problem is besok saya mau pergi menemani @wongkongkong ke suatu tempat.
Goddamn kalo kata Raisha-_-"dan kita bertiga dengan saya yang mungkin bisa-bisa mendadak heart attack naik ke atas dan bertemu sang bundoooo yang lagi main komputer dan to the point gue ngomong, "ma ban mobil kempes....." blah blah blah panjang kali lebar sama dengan luas.
........................... angin bertiup, daun beterbangan, suara burung kedengeran
tidak terjadi apapun. ada dua kemungkinan. 1, emang gapapa. 2, mama belom liat aje tuh ban kempesnya gimana. (kak sisi, kamu baca blog aku gak sih????) ZONK!
hah. dan sampai akhirnya ban tersebut diganti ban serep. gue pikir serep-annya itu normal, same like the other ban ban. FACT = NOT berbeda, maka tak sama. nasip saya sampai saat ini menggantung. karena my fader is lagi pergi dan kakak dan my mader is nyusul papa ke tempat om yang bakal brangkat dr bandara jam 1 pagi. itu brarti saya tidak bertemu papa malam ini. WISMILAK for tumoroooo!
dan kalian tahu, yang bisa bikin saya sedikiiiiiiiiiiiit.... sedikiiiiiit.... sedikiiiiiiiitttt.... tenang adalah perkataan Bryan wyne yaitu, "anggap saja tadi hanya halusinasi"

ini adalah ban serep yang sudah dipasang

kalau kecepatan maksimal 80 km/jam kayaknya mendigan jalan kaki ajah.

untuk nasip saya di hari esok. dan nasip awong yang kelak akan saya temenin pergi masih menggantung sampai sekarang.......... so, mohon anda berdoa, novena, dan tahajud supaya yang terbaik terjadi buat saya.

BESOK? to be continued.........................

No comments:

Post a Comment