Thursday, August 19, 2010

Fam-ily (FAther Mother, I Love You)

(mungkin ini juga bermanfaat-_-")

"Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah memiliki seseorang yang bertanya-tanya dimana dirimu saat kamu tidak pulang pada malam hari."
~Margaret Mead

Kali berikutnya ibu atau ayahmu tidak mengizinkan kamu berkeliaran hingga larut malam di luar rumah, tanyakan kepada dirimu sendiri mengapa mereka cemas. Orangtuamu menjagamu karena mereka sayang padamu. Mereka protektif, mungkin terlalu protektif, karena mencemaskan keselamatanmu.
Mungkin kamu berpikir, "Mereka tidak percaya padaku!" Tetapi, apakah masalahnya benar-benar itu? Mungkin mereka percaya padamu, tetapi tidak percaya kepada dunia. Dan, yang menyedihkan namun nyata, mungkin mereka benar. Dunia ini tidak selalu bisa dipercayai. Kebanyakan orang asing bersikap baik; sebagian dari mereka berbahaya. Karena itulah semakin kuat alasan mengapa kamu beruntung karena memiliki keluarga. Orangtua yang peduli. Pintu yang bisa ditutup. Tempat berteduh yang aman.
Super basket Shaquillr O'Neal berkata;
"Aku punya teman-teman yang lebih tua, tetapi mereka bodoh, dan kamu tidak bisa mendapatkan pelajaran hidup dari orang bodoh. Jadi, bila aku perlu panduan, aku mencari ibuku atau ayahku."

a man

(sekali-sekali ngepost yang berguna dikit kali ya-_-)

"Pria rata-rata lebih tertarik kepada wanita yang tertarik kepadanya daripada kepada wanita yang berkaki indah."
~Marlene Dietrich

Kaki yang indah bisa menarik perhatian seorang pria. Tetapi, untuk tetap menjaga perhatiannya, atau memenangkan hatinya harus ada kesesuaian pendapat.
Cowok menyadari cewek yang imut-imut, tetapi mereka jatuh cinta kepada cewek yang ikut tertawa dengan gurauan mereka, menanyakan tentang akhir pekan mereka, memuji kemeja atau potongan rambut mereka, dan mendengarkan apa yang ingin mereka katakan. Mereka menyukai cewek yang menyukai mereka dan menyukai diri sendiri.
Teori ini berlaku juga bagi dirimu. Apakah kamu menyadari cowok yang berbadan tegap tinggi? Mungkin. Tetapi yang lebih menarik adalah cowok yang menyadari keberadaanmu. Cowok yang tersenyum dan tidak menguap atau menyela atau menjauh saat kamu bicara. Cowok yang ramah, yang memperhatikan kamu di telepon, bukannya menghubungkanmu dengan speaker telepon saat ia sedang memeriksa e-mail-nya atau bermain barbel atau mengerjakan tugas matematika.
Jika kamu terpaku pada seorang cowok yang memiliki club penggemar, mungkin dia tidak memperhatikan seorang penggemar lain. Namun demikian, jika kamu sendiri menemukan seseorang, mungkin seorang yang cocok. Apakah mungkin ada seseorang di dekatmu yang tidak kamu sadari dari dulu?

Friday, August 13, 2010

Wasting time

Gue butuh sekitar 30 menit kerjaan untuk sekedar membuang-buang waktu yang makin sore makin berat kayaknya T_T
Kali ini pengen cerita tentaaaaaaaang...... apa yaaaa.....
(mikir ginian aja udah 30 menit-_- gue makan dulu yee....)

Oke.
Cita-cita!
Semua orang punya cita-cita. Karena gue orang, berarti gue juga punya. Sebenernya cita-cita itu termasuk "hal wajib" sekalipun buat anak-anak. Coba lo tanya anak-anak, pasti mereka punya jawaban sendiri tentang cita-cita mereka. Walau terkadang ada juga yang ngga jelas, kayak;

Papa : "Adek kalo sudah besar mau jadi apa?"
Andi : "Jadi kayak papa..."

atau

Mama : "Kamu cita-citanya apa nak?"
Lala : "Ngga tau"

Paling mentok anak kecil kalo ditanya cita-cita jawabnya mungkin 'Ngga tau' bukan 'Ngga ada', misalnya:

Kakak : "Dek, nanti kalau udah gede mau jadi apa cita-cita kamu?"
Mimi : (Dengan nada iklan Mie Sedap) "Aku ngga punya cita-cita~~~"

Nangis dah bapaknya punya anak begitu T_T
Kayak gue misalnya (gue melulu ye? yaiyalaaah, blog-blog gue. Kalo ini blog punya si Mimi pasti gue ceritain abis itu kakaknya jawab apaan di dialog diatas-_-)
Waktu gue kecil, cita-cita pertama gue adalah menjadi seorang Tentara Wanita \m/
Mungkin seperti ini,Ada yang seneng banget ntar kalo gue begini. Hahahaha... iya ngga bew? seneng kan?
Ngga ngga, seperti ini mungkin...

Keren abis-___- gue enek sendiri pas clone itu foto jadi muka gue.

Fyi, dulu gue punya rambut yang panjang sepunggung, dan kata Aunty gue kalo mau jadi tentara harus potong rambut sebahu, dan gue...... labil..... gue ga kuat (cielah). Jadi gue memutuskan untuk berhenti mengatakan cita-cita Tentara Wanita saat orang-orang bertanya.
Setelah itu, gue beralih ke cita-cita 'keren' lainnya, yaitu;Astronot! Terbang-terbang bersama bintang di langit hahaha asik ye...

Tapi seketika temen SD gue mematahkan semangat langit biru gue, "Astronot bau badan tau Sar! Liat aja bajunya ngga ada udaranya!". Karena gue ngga mau bau badan, pupuslah cita-cita itu. Sampai akhirnya suatu hari gue menonton VCD berjudul Halloween Town, dan entah ada angin apa gue pengen jadi Sutradara....
Itu dia cita-cita yang bertahan paling lama. Sampai saat ini :)
Katanya kalau hobby dijadiin profesi, kemungkinan suksesnya tinggi. Amin. Ini dia hobby itu. Mudah-mudahan semua bisa direalisasikan.... Itulah mengapa sampai sekarang juga amat sangat tertarik dalam bidang Broadcasting. Paling ngga bisa kerja di per-televisi-an lah, walau gue belum menelusuri lagi bidang-bidang lain yang juga mempelajarin hal yang serupa tapi tak sama. Sampai saat ini cuma yang satu ini nih yang menarik perhatian bukan karena keren atau iseng-iseng belaka, tapi karna suka. Atau karna........ CINTA
-_-"

Tapi sebenernya ada cita-cita terpendam yang ngga pernah gue omongin. Cita-cita yang "lain" yang sebenarnya bukan untuk pertanyaan Ibu pada anaknya, atau Ayah pada anaknya, atau Kakak pada anaknya.... hahaha pada adiknya maksud gue.
Cita-cita gue yang ngga pernah ada yang nanya dan cita-cita yang ngga pernah berubah jawabannya. Agak berat nih ngomongnya, jadinya gombal ntar-_- ini dia cita-citanya :)


Tuesday, August 10, 2010

Not a Diary

Mungkin ini faktor badan yang terlalu lelah, atau situasi yang kurang baik. Semua jadi begini.
Hari ini, amat sangat menyenangkan sekali bermain bersama teman-teman sekelas.
Hadiah dari Tuhan yang mulai sekarang udah sadarin gue kalau ngga cuman bulan yang menghasilkan cahaya. Bintang juga, berarti mereka juga.

Hari ini juga, tidak menyenangkan. Setelah kembali ke habitat ini, warganya kurang menyenangkan. Atau mungkin memang gue yang lagi ngga asik yah?
Kenapa sedih sekali sekarang, padahal tidak terjadi apa-apa. Biasanya disaat-saat kayak gini ada My Grandma yang ngajak bercanda, atau ngga nemenin ngapain kek. Tapi sekarang beliau sudah nda ado. Mungkin saya rindu. Mungkin.
Dan yang satu lagi, ada sesuatu. Ngga tau kenapa juga. Lupain aja tentang dia.

Hmm. Setiap keluar kalimat "itu" dari mulut si bunda, gue pasti mendadak kecil, kecil banget. Tuduh aja TUDUH, terserah. Jatohin aja terus. Bandingin aja, ngga apa-apa! Seperti ngga ada artinya. Pengen rasanya pergi aja dulu yang lama, kasih waktu, just giving you time to miss me.
Sekarang semua lengkap ada di home sweet home ini, tapi terasa sepi. Sepi sekali. Ini dia namanya merasa kesepian ditengah keramaian-_-". Sebenarnya saya tidak minta untuk terlalu diperhatikan, tapi tolong.... sesekali, mau buat ngertiin apa yang ada di sini. Nggak selalu, waktu ini aja, waktu gue terlalu capek buat bad mood.


Baca puisi aja deh yuk.


HAMPA
-Chairil Anwar


Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.